Table of Contents
Intro
Pernahkah lagi asik main game gratis setelah menyelesaikan satu level tiba-tiba ada iklan muncul? Pernahkah merasa jemu saat ingin membaca sebuah artikel tetapi banyak sekali di kanan kiri atas bawahnya artikel yang penuh dengan sajian penawaran iklan? Solusinya adalah dengan membuat DNS server untuk memblokir iklan-iklan tersebut. Walaupun, cara ini sebelumnya sudah pernah saya ulas di posting Centos 7 Tips and Trick, tapi saya bahas lagi disini dengan metode yang berbeda.
Apa Itu DNS?
Apa itu DNS? DNS adalah singkatan dari Domain Name Server yang berfungsi seperti buku telepon. DNS dibutuhkan saat ingin berjelajah ke internet, karena saat Anda mencoba mengunjungi sebuah domain sebetulnya diterjemahkan ke dalam bentuk IP agar langsung pada tujuannya dan setelah ketemu IP yang ditujua kemudian DNS akan memberikan data IP tersebut ke dalam bentuk domain kepada Anda. Ya, begitulah apa yang sebetulnya terjadi dibalik layar saat Anda mengunjungi sebuah website. Dengan DNS, Anda tidak perlu menghapalkan IP seperti 192.168.31.11 atau 94.140.14.15, tapi akan lebih mudah jika Anda menghapalkannya dengan sebuah nama, misalkan radiorodja.com atau aliman.id, tentunya akan lebih mudah bukan? Dan itulah fungsi dari DNS mengkonversi IP menjadi domain dan domain menjadi IP, makanya bisa dibilang seperti buku telepon.
Bagaimana DNS Server Bisa Menghilangkan Iklan?
Iklan yang bisa kita hilangkan disini yang biasanya pihak penyedia menggunakan sebuah domain seperti ads.google.com untuk memanggil script yang mereka tanam di aplikasi atau di website. Karena pemanggilan sebuah domain melewati DNS server, maka tentunya cara yang mudah adalah dengan membuat DNS server untuk memblokir iklan tersebut. DNS server akan menerjemahkan domain-domain penyedia iklan itu ke IP lokal perangkat tersebut, yaitu 0.0.0.0, karena tidak adanya service tersedia di perangkat kita untuk domain ads.google.com maka pemanggilan script iklan tersebut akan gagal dan tidak menampilkan apa pun.
Perangkat
- Router, pada keumumannya adalah router wireless yang digunakan untuk connect ke internet. Dan tentu saja router milik sendiri dan punya akses ke router.
- Komputer, bisa menggunakan OS apa saja, Windows, Linux, Unix, macOS, atau FreeBSD. Tapi untuk tutorial kali ini saya menggunakan OS Windows.
Perlengkapan
- AdGuard Home
- Akses OS sebagai Administrator
Download
Untuk OS yang tidak mendukung auto install seperti Windows harus mendownload secara manual software yang akan kita gunakan sebagai DNS server, yaitu AdGuard Home, dan linknya sudah saya berikan diatas.

Versi releases akan berbeda-beda bergantung kapan terakhir software di update.

Perhatikan
Download yang versi amd64 dan bukan yang lainnya seperti yang sudah diberikan petunjuk pada gambar di atas.
Setelah di download kemudian extract dan pindahkan foldernya dengan nama AdGuardHome ke C:/.
Install AdGuard Home
Install di Rocky Linux
Pastikan sudah terinstall terlebih dahulu wget dan tar, kalau belum ada, bisa install terlebih dahulu dengan perintah:
sudo dnf install wget tarJika sudah ada wget dan tar bisa lanjut dengan install AdGuard Home dengan perintah:
wget --no-verbose -O - https://raw.githubusercontent.com/AdguardTeam/AdGuardHome/master/scripts/install.sh | sh -s -- -vDan AdGuard Home akan otomatis sudah terinstall di /opt/AdGuardHome dan selanjutnya adalah proses setup di IP:3000, oleh karena itu kita harus buka telebih dahulu port 3000 sebelum kita bisa melanjutkan proses setup melalui perangkat lain, dengan perintah:
sudo firewall-cmd --zone=public --permanent --add-port=3000/tcpsudo firewall-cmd --reloadInstall di Windows
Buka Terminal sebagai Administrator.

Setelah itu masuk ke folder AdGuardHome dengan perintah:
cd c:\AdGuardHomeSetelah itu install AdGuard Home dengan perintah:
AdGuardHome.exe -s install
2024/02/03 19:01:46 [info] AdGuard Home, version v0.107.43
2024/02/03 19:01:46 [info] service: control action: install
2024/02/03 19:01:46 [info] service: started
2024/02/03 19:01:46 [info] Almost ready!
AdGuard Home is successfully installed and will automatically start on boot.
There are a few more things that must be configured before you can use it.
Click on the link below and follow the Installation Wizard steps to finish setup.
AdGuard Home is now available at the following addresses:
2024/02/03 19:01:46 [info] go to http://[fe80::be::a5c5:7552:81d4%Ethernet]:3000
2024/02/03 19:01:46 [info] go to http://192.168.31.11:3000
2024/02/03 19:01:46 [info] go to http://[fe80::eab0:73c5:acf8:42c4%Wi-Fi]:3000
2024/02/03 19:01:46 [info] go to http://[fe80::9f15:a37f:2d28:b1d7%Local Area Connection* 9]:3000
2024/02/03 19:01:46 [info] go to http://[fe80::5757:2885:7a2d:6e8a%Local Area Connection* 10]:3000
2024/02/03 19:01:46 [info] go to http://fe80::7e6b:f971:3e71:fd24%Bluetooth Network Connection]:3000
2024/02/03 19:01:46 [info] go to http://[::1]:3000
2024/02/03 19:01:46 [info] go to http://127.0.0.1:3000
2024/02/03 19:01:46 [info] servicec: action install has been done successfully on windows-serviceSetup AdGuard Home
Buka browser dan kemudian ketikkan dengan IP dimana kita menginstall AdGuard Home dan disertai dengan port 3000.


OK, yang akan kita bahas disini ada 2 poin, yaitu:
Admin Web Interface
Admin Web Interface adalah GUI yang akan sering kita kunjungi untuk mengatur dan memaintain DNS server yang akan kita gunakan untuk memblokir iklan-iklan. Dan pada poin ini ada 2 sub poin yang paling penting untuk dibahas, hehehe, yaitu:
Listen Interface
Seperti yang terlihat digambar atas, pada settingan awal AdGuard akan menggunakan semua interface yang kita punya. Tetapi nantinya saya hanya akan menggunakan 1 interface saja, yaitu jalur ethernet atau kalau orang awam bilangnya jalur port kabel LAN #hehehe.

Port
Nah, ini, yang menurut saya paling crucial, karena port 80 pada asalnya adalah port untuk http. Jika Anda tidak berencana untuk membuat webserver yang tentunya menggunakan port 80 dan 443, maka hiraukan saja apa yang saya katakan mengenai apa yang menurut saya crucial, xixixi. Tapi jika suatu saat ternyata dimana perangkat yang kita gunakan sebagai DNS server untuk memblokir iklan dan juga sebagai web server, maka port ini wajib untuk diganti, kalau saya menggunakan port 8000.

DNS Server
Nah juga, kalau menurut hemat saya sih ya ini cukup menggunakan 1 interface aja, dan pastinya dan tentunya disamakan dengan Admin Web Interface, yaitu menggunakan ethernet.

Setelah Admin Web Interface dan DNS Server sudah kita setting seperti diatas, maka hasilnya seperti berikut:

Perhatian
Untuk host atau komputer yang digunakan sebagai DNS server maka hukumnya wajib untuk menggunakan IP static. Tapi dalam hal ini saya akan lanjut dan menghiraukan pada kalimat yang diblok warna merah, karena apa? Karena semua perangkat yang saya gunakan sudah saya lakukan reservation IP Address di router wireless, sehingga dan pastinya perangkat-perangkat tersebut akan dan pasti mendapatkan IP yang sama dan tidak akan berubah selama perangkat tersebut tidak rusak, xixixi. Baik itu di install ulang atau diganti OS nya, maka IP nya tidak akan berubah untuk perangkat yang sudah di reserve IP Address di router wireless.
Setelah itu kita click Next dan kemudian kita akan diminta membuat account untuk login ke Admin Web Interface dari AdGuard Home.

WARNING
Dicatat yah username dan passwordnya. Jangan setelah proses setup selesai dan waktunya mengunjungi dashboard untuk setting AdGuard Home malah tepok jidat karena lupa username atau lupa passwordnya atau lebih parah lagi lupa username passwordnya, klasik banget dah ah.
Setelah click Next maka akan diberikan informasi mengenai cara menerapkan AdGuard Home di ekosistem jaringan Anda.

Dan setelah itu selesai deh.

Berikut tampilan atau antar muka dari AdGuard Home. Oh iya, screenshotnya akan gelap karena saya terbiasa menggunakan dark theme untuk seluruh environment yang saya pakai, biar matanya gak pedes, hehehe.

Buka Port DNS Server di Firewall
Untuk setup AdGuard Home sudah selesai, tapi biar DNS server bisa digunakan untuk memblokir iklan maka masih ada 2 step lagi yang harus kita lakukan, yaitu buka port web admin interface AdGuard Home dan port DNS kemudian mengarahkan di router wireless untuk menggunakan IP dari DNS server yang sudah kita buat menggunakan AdGuard Home. Jika port DNS tidak dibuka maka DNS servernya hanya akan berfungsi untuk host atau komputer itu sendiri.
Rocky Linux FirewallD
Mengenai FirewallD sudah pernah saya bahas di Setelah Install Rocky Linux, Terus Ngapain?.
Oh iya, sebelum kita membuka port 8000 yang sebelumnya sudah kita tetapkan untuk Web Admin Interface AdGuard Home, maka kita akan menghapus port 3000 terlebih dahulu karena setelah proses setup AdGuard Home selesai, port 3000 tidak digunakan lagi.
sudo firewall-cmd --permanent --zone=public --remove-port=3000/tcpSetelah itu kita akan membuka port 8000.
sudo firewall-cmd --permanent --zone=public --add-port=8000/tcpDan kemudian kita akan lanjut dengan membuka port dari protocol DNS, yaitu 53. Dan biasanya DNS berjalan di protokol UDP tetapi kita akan membukanya di protokol TCP juga.
sudo firewall-cmd --permanent --zone=public --add-port=53/udpsudo firewall-cmd --permanent --zone=public --add-port=53/tcpSetelah itu kita reload rule yang sudah ditambahkan ke FirewallD dengan perintah:
sudo firewall-cmd --reloadBuka Port di Windows Firewall
Search Windows Security dengan cara:

Kemudian click pada kotak Firewall & network protection

Setelah itu click pada tulisan Advanced settings

Kemudian akan muncul dialog UAC (User Action Control) dan click Yes, ya iya lah Yes, masa No, xixixi.

Maka akan terbuka Windows Defender Firewall with Advanced Security. Kemudian click menu Inbound Rules di sidebar kiri setelah itu buat rule baru dengan click menu New Rule… di sidebar kanan.


Dan kemudian pada window Protocol and ports pilih UDP dan isi pada kolom Specific local ports dengan 53.

Dan pada window Action tidak perlu merubah kondisi dan biarkan defaultnya saja, yaitu Allow the connection dan kemudian click saja Next.

Begitu juga pada windows Profile, langsung click Next saja, biarkan pada defaultnya saja.

Dan pada window Name isi dengan Open UDP dan click finish.

Setelah itu buat juga untuk TCP dengan mengikuti langkah-langkah diatas kecuali pada Protocol and Ports pilih TCP dan kemudian isi 53, 8000 di Specific local ports karena kita akan membuka untuk DNS server dan juga Web Admin Interface AdGuard Home, dan pada window Name di isi dengan Open TCP, seperti pada gambar dibawah ini.


Setelah Inbound Rule sudah dibuat maka selanjutnya adalah Outbound Rule, sama seperti langkah diatas urutannya.

Setting AdGuard Home
Setelah itu silakan buka dashboard AdGuard Home dengan ketikkan IP:8000 di browser kemudian masukkan username dan login yang sebelumnya sudah dibuat pada saat setup.

Dan tampilan awal dashboard AdGuard Home akan seperti gambar dibawah ini:

Tidak semua akan saya bahas mengenai fitur² yang ada di AdGuard Home, yang jelas keren dan simple cara penggunaannya, semoga dilain waktu bisa kita bahas mengenai fitur secara lengkap dari AdGuard Home ini. Mungkin saya akan memberikan list yang perlu di cek sekarang juga, hehehe, yaitu:
- Settings ⇒ Client settings, yang berfungsi untuk mendaftarkan semua perangkat² yang ada sehingga kedepannya Anda akan lebih mudah lagi dalam pengaturannya. Misalkan Anda ingin membuat rule yang berbeda untuk handphone yang dipegang oleh orang tua dan anak, dan juga Anda bisa mengatur jadwal setiap client untuk mengakses internet.
- Filters ⇒ DNS blocklists, pastinya ini adalah menu yang paling penting untuk memblokir iklan, kalau saya mengaktifkan hampir semuanya sih, hehehe, dan malah menambahkan dari StevenBlack untuk kategori Unified hosts + fakenews + gambling + porn.
- Filters ⇒ DNS rewrites, yang berfungsi jika Anda ingin membuat webserver local dengan nama domain yang Anda inginkan.
- Filters ⇒ Blocked services, berisi services² yang sering digunakan dan Anda bisa mematikan services itu secara global di menu ini.
- Query Log, dan bisa jadi ini adalah menu yang paling akan Anda sering buka karena disini Anda akan melihat domain apa yang diblock dan dari menu ini juga kita bisa membuka blockir dari domain tersebut untuk semuanya atau hanya untuk client tertentu saja.
Penerapan DNS Server di Perangkat
Kita bisa melakukan penerapan DNS server dari AdGuard Home yang sudah kita buat ini dengan 2 cara, yaitu dengan cara manual atau otomatis.
Manual
Tentunya adalah dengan memasukkan IP DNS server yang sudah kita buat di setiap perangkat yang kita punya. Kalau menurut saya ini terlalu menyulitkan karena harus setting setiap perangkat satu persatu, makanya saya tidak akan membahas ini, hehehe.
Otomatis
Agar otomatis tentunya kita memerlukan DHCP server, dan cara ini tentu saja membutuhkan router, yaitu router yang kita gunakan untuk share koneksi internet ke setiap perangkat yang kita punya di rumah kita.

Peringatan!!!
Jangan meniru gambar diatas, karena gambar diatas ditampilkan untuk menunjukkan dimana menu DCHP berada dan gambar diatas bukan bermaksud dicontoh settingannya karena contoh diatas tidak menggunakan router wireless sebagai DHCP server.
OK. Kelar sudah cara membuat DNS server untuk memblokir iklan, semoga bermanfaat.
Tapi…. dipikir-pikir, yang bisa setting router wireless sebetulnya sih udah bisa dibilang bukan newbie lagi yah, hehehe, ya semoga aja bisa jadi inspirasi dan menjadi manfaat dan bagi orang rumahan yang menginginkan AdGuard Home yang menjadi DNS server untuk blokir iklan² yang membandel, yang tidak sedap dipandang mata dan tidak tahu bagaimana caranya, bisa hubungi saya, إِنْ شَاءَ اللّٰهُ saya siap membantu.









