Jangan terburu-buru bertindak

Jangan terburu-buru bertindak, beri waktu kepada dua belah pihak (Kita Dan dia) untuk memikirkan masalahnya.

Sarankan pertemuan berikutnya diadakan selanjutnya Hari itu atau esok harinya, ketika dimana Kita Dan lawan Kita berada pada sebuah emosi Dan temperamental yang tinggi.

Dalam mempersiapkan pertemuan ini, ajukan beberapa pertanyaan sulit kepada diri Kita sendiri, seperti :

Mungkinkah lawan Kita benar ?

Sebagian benar ?

Adakah kebenaran dalam posisi atau argumentasi dia ?

Apakah reaksi saya yang akan menyelesaikan masalah, atau apakah hanya menghasilkan frustasi ?

Apakah reaksi saya akan membuat lawan Kita semakin menjauh, atau bisa menarik dia lebih dekat dengan Kita ?

Apakah reaksi saya akan mempercepat perkiraan bahwa saya seorang yang baik ?

Apakah saya akan menang atau kalah ?

Kalau saya berdiam diri saja dalam maslaah ini, apakah rasa tidak setuju itu akan meledak ?

Apakah situasi sulit ini merupakan kesempatan bagi saya ?

Artikel terkait:   Cari celah-celah dari pembicaraan lawan sebuah kesepakatan

Isi Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.