Awal postingan ini ditulis karena ingin memberdayakan laptop Dell Latitude E4300 yang sudah pecah dan tidak bisa terlihat lagi outputnya. Laptop sudah tidak digunakan lagi karena alhamdulillah sudah ada gantinya yaitu HP ProLiant MicroServer N54L yang dapat keringanan untuk mencicil oleh bossnya Pandawa Computers. Well, jadi ingat, ternyata Dell Latitude E4300 juga hasil nyicil sama Pandawa Computers. Di-install-lah laptopnya yang tentunya menggunakan CentOS 7 dimana untuk mengakali tampilannya saya menggunakan monitor yang menggunakan VGA dan kemudian tekan pada keyboard FN+F8 untuk extended monitor.

Untuk memulai proses instalasi dengan text mode, pada saat menu install kita tekan tab dan kemudian pada perintah yang ada tekan spasi dan ketik text dan enter untuk memulai proses install.

Prosesnya sih sama dengan install metode graphic dan sepertinya saya mulai menyukai install dengan text mode ini karena lebih simple menurut saya. Tanpa harus ada mouse, kalau ada graphic kan gatelnya harus ada mouse yakan, hehehe.

Nah, karena layar laptop sudah tidak bisa digunakan lagi, sebetulnya sih enaknya dicabut saja tapi belum ada waktu nih untuk ngoprek, ya sudah pilihannya adalah saat ini menjaga agar laptop bisa ON terus tapi layar laptop bisa ditutup. Soalnya kalau layarnya ditegakkan bisa-bisa jadi perhatian Zach dan nanti malah dioprek sama dia, xixixi.

Warning !! Ada beberapa tipe laptop yang malah jadi overheat saat laptop dibiarkan untuk ON sedangkan layarnya ditutup.

Ketik perintah:

vi /etc/systemd/logind.conf

Dan kemudian cari HandleLidSwitch=suspend dan diganti dengan HandleLidSwitch=ignore. Sebetulnya ada 4 tipe yaitu:

  1. suspend; dimana ini adalah default dari OS agar laptop tidur saat layar laptop ditutup.
  2. lock; dimana OS akan dilock saat layar laptop ditutup
  3. ignore; untuk memilih tidak ada tindakan apapun ketika layar laptop ditutup
  4. poweroff; jika memilih agar laptop shutdown ketika layar ditutup

Setelah mengganti dengan HandleLidSwitch=ignore file disimpan dan kemudian jalankan perintah berikut:

systemctl restart systemd-logind.service

Dan silakan test reboot kalau gak percaya, hehehe. Awalnya saya juga begitu, agak sangsi, saya coba dengan test ping, dan menunggu beberapa menit ternyata akhirnya reply juga hasil ping, hehehe.

Mungkin bisa ditambah dengan perintah berikut untuk rencana cadangan xixixi

systemctl mask sleep.target suspend.target hibernate.target hybrid-sleep.target

Install dependenciesnya terlebih dahulu dengan perintah:

yum install cifs-utils

Tapi kalau di wiki.centos.org sekalian sama sambanya yang diinstall, yaitu dengan perintah:

yum install samba-client samba-common cifs-utils

Karena saya lebih suka agar buka sharingnya otomatis, maka kita akan menambahkan mount share di file /etc/fstab dengan perintah:

\\10.0.7.3\dartokloning /mnt/dartokloning cifs user,uid=500,rw,suid,username=darto,password=kloning 0 0

Kalau sudah, buat terlebih dahulu foldernya sesuai seperti yang kita cantumkan dengan perintah:

mkdir /mnt/dartokloning

Dan kemudian kita test untuk mount dengan perintah:

mount /mnt/dartokloning

atau kalau banyak yang harus dimount, bisa juga dengan perintah:

mount -a

Nah, kadang kita lupa nama share yang kita buat di Windows itu tadi apa ya? kita bisa melihatnya dengan perintah:

smbclient -L 10.0.7.3

Kita akan install Plex Media Server melalui plex repository dan artinya kita harus daftarkan terlebih dahulu repo tersebut dengan perintah:

vi /etc/yum.repos.d/plex.repo

Dan kemudian masukkan kode berikut dibawah ini:

[PlexRepo]
name=PlexRepo
baseurl=https://downloads.plex.tv/repo/rpm/$basearch/
enabled=1
gpgkey=https://downloads.plex.tv/plex-keys/PlexSign.key
gpgcheck=1

Setelah itu baru kita install Plex Media Servernya dengan perintah:

yum update
yum install plexmediaserver

Kemudian kita akan buat agar Plex Media Server akan berjalan otomatis saat booting.

systemctl start plexmediaserver
systemctl enable plexmediaserver

Dan Plex Media Server sudah berjalan tetapi saat ini masih belum bisa dibuka dimana-mana kecuali oleh local, karena itu kita akan buka port-port yang digunakan olehPlex Media Server dengan cara:

firewall-cmd --zone=public --add-port=32400/tcp --permanent
firewall-cmd --zone=public --add-port=1900/udp --permanent
firewall-cmd --zone=public --add-port=3005/tcp --permanent
firewall-cmd --zone=public --add-port=5353/udp --permanent
firewall-cmd --zone=public --add-port=8324/tcp --permanent
firewall-cmd --zone=public --add-port=32410/udp --permanent
firewall-cmd --zone=public --add-port=32412-32414/udp --permanent
firewall-cmd --zone=public --add-port=32469/tcp --permanent
firewall-cmd --reload

Setelah portnya kita daftarkan ke firewall, kita bisa akses Plex Media Server dengan membuka url http://10.0.7.4:32400/web/ dibrowser.

mmmmm sebetulnya ada cara lain untuk membuka port banyak sekaligus, mmmmm mungkin lebih simple, hehehe, yaitu dengan mendaftarkan semua port diatas pada file xml yang akan difungsikan sebagai service, caranya adalah:

Warning !! Disarankan tidak membuat file service untuk membuka port tetapi berbeda-beda aplikasi walaupun sebetulnya bisa-bisa aja yah

vi /etc/firewalld/services/plexmediaserver.xml

Kemudian masukkan kode dibawah ini:

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<service>
  <short>plexmediaserver</short>
  <description>Port-port yang digunakan oleh plexmediaserver.</description>
  <port protocol="tcp" port="32400"></port>
  <port protocol="udp" port="1900"></port>
  <port protocol="tcp" port="3005"></port>
  <port protocol="udp" port="5353"></port>
  <port protocol="tcp" port="8324"></port>
  <port protocol="udp" port="32410"></port>
  <port protocol="udp" port="32412"></port>
  <port protocol="udp" port="32413"></port>
  <port protocol="udp" port="32414"></port>
  <port protocol="tcp" port="32469"></port>
</service>

Untuk mendaftarkan file port service plexmediaserver.xml di firewall adalah dengan perintah:

firewall-cmd --zone=public --add-service=plexmediaserver --permanent
firewall-cmd --reload

Updated at: Sunday, November 24, 2019 6:11 AM

Well, jadi gak berurutan yah stepnya, tapi gak apalah, kan ini note saya, xixixi dan bisa dilihat juga dari daftar isinya. Keingetan sama nmtui yaitu NetworkManager Text User Interface dimana cara lain setting IP tanpa harus edit network script. Dan nmtui ini di CentOS 7 sudah default yah.

Karena biasanya kalau mau setting IP static, sebelumnya harus cek terlebih dahulu interface yang digunakan biar tidak salah konfigurasi dengan perintah:

ip a

Contoh outputnya adalah seperti ini:

[root@delle4300 ~]# ip a
1: lo: <LOOPBACK,UP,LOWER_UP> mtu 65536 qdisc noqueue state UNKNOWN group default qlen 1000
    link/loopback 00:00:00:00:00:00 brd 00:00:00:00:00:00
    inet 127.0.0.1/8 scope host lo
       valid_lft forever preferred_lft forever
    inet6 ::1/128 scope host 
       valid_lft forever preferred_lft forever
2: enp0s25: <BROADCAST,MULTICAST,UP,LOWER_UP> mtu 1500 qdisc pfifo_fast state UP group default qlen 1000
    link/ether 00:26:b9:b1:74:31 brd ff:ff:ff:ff:ff:ff
    inet 10.0.7.4/8 brd 10.255.255.255 scope global noprefixroute enp0s25
       valid_lft forever preferred_lft forever
    inet6 fe80::ee58:e9d2:7336:1282/64 scope link noprefixroute 
       valid_lft forever preferred_lft forever
3: wlp12s0: <NO-CARRIER,BROADCAST,MULTICAST,UP> mtu 1500 qdisc mq state DOWN group default qlen 1000
    link/ether e6:ff:38:1f:6e:84 brd ff:ff:ff:ff:ff:ff
[root@delle4300 ~]# 

Dari output diatas terlihat ada 2 interface, kalau lo itu loop, tidak kita setting. Apa sih loop? mmmmm saat ini lagi masih belum mau tau cari tahu apa itu loopback. Dan akhirnya penasaran juga HAHAHAHA, gugling dikit maksud dari lo adalah The loopback device is a special, virtual network interface that your computer uses to communicate with itself. It is used mainly for diagnostics and troubleshooting, and to connect to servers running on the local machine.

OK lanjut ke setting network, seperti kita lihat ada 2 yaitu di no 2: enp0s25 dan no 3:wlp12s0, dimana enp0s25 adalah NIC dan wlp12s0 adalah wireless. Kan, dari sini aja kita kudu repot ini itu tuk setting jaringan, xixixi. Beda kalau langsung pakai nmtui. Setelah itu kita rubah IP atau kita tanamkan IP di interface yang kita mau, yaitu di enp0s25 dengan cara:

HWADDR=00:26:b9:b1:74:31
TYPE=Ethernet
# Static IP Address #
BOOTPROTO=none
# Server IP #
IPADDR=10.0.7.4
# Netmask #
NETMASK=255.255.255.0
# Default Gateway IP #
GATEWAY=10.0.7.1
# DNS Servers #
DNS1=8.8.8.8
DNS2=8.8.4.4
DEFROUTE=yes
IPV4_FAILURE_FATAL=no
# Disable ipv6 #
IPV6INIT=no
# Device Name #
NAME=enp0s3
DEVICE=enp0s3
# Optional – This is system specific and can be created using ‘uuidgen enp0s3’ command #
UUID=02d4a47b-3dbe-4e0b-ae4b-841a8c58e807
# Activate on Boot #
ONBOOT=yes
# Default Domain Search #
DOMAIN=kloningspoon.com

Kalau sudah diedit dan disave kemudian ketik perintah:

systemctl restart network

Nah, gimana kalau mau setting yang wireless? ah sudah lah, pakai nmtui aja yah, hehehe.

Eh ternyata banyak juga yang katanya kalau nmtui ini bukan bawaan default CentOS 7 Minimal Install. Tapi kok disaya setelah fresh install ya selalu ada yah, tapi bagi yang ingin install dan gak usah cari lagi kemana-mana, incase emang nanti dibutuhkan, well, untuk nmtui ini diinstall menggunakan cara: yum install NetworkManager-tui

Jadinya sekalian aja deh cheat sheet nya ditulis juga command-command untuk mengatur firewalld.

File konfigurasi firewalld berada di /etc/firewalld/zones/public.xml

Perintah untuk buka port adalah:

firewall-cmd --zone=public --add-port=81/tcp --permanent

Yang perlu diperhatikan adalah protokolnya tcp atau udp.

Untuk buka port yang bisa diakses oleh IP tertentu atau maksudnya hanya spesifik IP yang bisa akses pada port tertentu, perintahnya adalah:

firewall-cmd --permanent --zone=public --add-rich-rule='rule family="ipv4" source address="10.0.7.5" port protocol="tcp" port="22" accept'

Contoh diatas maksudnya adalah ingin membatasi ssh login dimana port defaultnya adalah 22 dan hanya ingin bisa diakses oleh IP 10.0.7.5 saja.

Untuk menghapus port perintahnya adalah:

firewall-cmd --zone=public --remove-port=81/tcp --permanent

Jangan lupa dengan protokolnya yah, tcp atau udp, karena kalau kita kasih perintahnya tcp tapi ternyata sebelumnya protokol yang kita pakai adalah udp ya gak akan kehapus portnya dari firewalld.

Jangan lupa kalau sudah melakukan perintah menambahkan atau menghapus port pada firewalld untuk melakukan reload yaitu dengan perintah:

firewall-cmd --reload

Perintahnya adalah:

firewall-cmd --list-ports

Walaupun sebetulnya tanpa akhiran s juga bisa, yaitu dengan firewall-cmd --list-port.

Atau cara ceknya menggunakan perintah lain yaitu:

netstat -pltnu

Hasil perintah netstat -pltnu adalah:

[root@delle4300 ~]# netstat -pltnu
Active Internet connections (only servers)
Proto Recv-Q Send-Q Local Address           Foreign Address         State       PID/Program name    
tcp        0      0 127.0.0.1:25            0.0.0.0:*               LISTEN      1423/master         
tcp        0      0 127.0.0.1:44911         0.0.0.0:*               LISTEN      4729/Plex Plug-in [ 
tcp        0      0 127.0.0.1:32401         0.0.0.0:*               LISTEN      4123/Plex Media Ser 
tcp        0      0 0.0.0.0:22              0.0.0.0:*               LISTEN      1043/sshd           
tcp        0      0 127.0.0.1:32600         0.0.0.0:*               LISTEN      4189/Plex Tuner Ser 
tcp6       0      0 ::1:25                  :::*                    LISTEN      1423/master         
tcp6       0      0 :::32400                :::*                    LISTEN      4123/Plex Media Ser 
tcp6       0      0 :::22                   :::*                    LISTEN      1043/sshd           
udp        0      0 0.0.0.0:1901            0.0.0.0:*                           4123/Plex Media Ser 
udp        0      0 10.0.7.4:35983          0.0.0.0:*                           4123/Plex Media Ser 
udp        0      0 10.0.7.4:33937          0.0.0.0:*                           4123/Plex Media Ser 
udp        0      0 127.0.0.1:44316         0.0.0.0:*                           4123/Plex Media Ser 
udp        0      0 127.0.0.1:323           0.0.0.0:*                           686/chronyd         
udp        0      0 10.0.7.4:33312          0.0.0.0:*                           4123/Plex Media Ser 
udp        0      0 127.0.0.1:40504         0.0.0.0:*                           4123/Plex Media Ser 
udp        0      0 0.0.0.0:32410           0.0.0.0:*                           4123/Plex Media Ser 
udp        0      0 0.0.0.0:32412           0.0.0.0:*                           4123/Plex Media Ser 
udp        0      0 0.0.0.0:32413           0.0.0.0:*                           4123/Plex Media Ser 
udp        0      0 0.0.0.0:32414           0.0.0.0:*                           4123/Plex Media Ser 
udp6       0      0 ::1:323                 :::*                                686/chronyd   

Ini ditulis biar biasa aja, semoga aja setelah menulis bisa jadi biasa, hehehe.

Kadang kalau kita ikuti panduan yang kita baca, ya misalkan seperti netstat diatas, kalau fresh installation nya ya tidak ada tools netstat itu. Kalau kita coba jalankan perintah diatas netstat -ltnu maka hasilnya adalah:

-bash: netstat: command not found

Itu karena kita belum meng-install tools tersebut, dan kalau kita coba install dengan yum install netstat maka hasilnya adalah:

[root@delle4300 ~]# yum install netstat
Loaded plugins: fastestmirror
Loading mirror speeds from cached hostfile
epel/x86_64/metalink                                                                                 | 9.2 kB  00:00:00     
 * base: mirror.axarva.id
 * epel: epel.dionipe.id
 * extras: mirror.axarva.id
 * updates: mirror.axarva.id
PlexRepo                                                                                             | 1.4 kB  00:00:00     
base                                                                                                 | 3.6 kB  00:00:00     
extras                                                                                               | 2.9 kB  00:00:00     
updates                                                                                              | 2.9 kB  00:00:00     
No package netstat available.
Error: Nothing to do

Artinya gak ada, hehehe. Nah kalau gitu kita bisa coba dengan cari tools netstat itu ada dimana sih, yaitu dengan perintah:

yum search netstat

Dan hasilnya adalah:

[root@delle4300 ~]# yum search netstat
Loaded plugins: fastestmirror
Loading mirror speeds from cached hostfile
 * base: mirror.axarva.id
 * epel: epel.dionipe.id
 * extras: mirror.axarva.id
 * updates: mirror.axarva.id
===================================================== Matched: netstat =====================================================
bwm-ng.x86_64 : Bandwidth Monitor NG
dstat.noarch : Versatile resource statistics tool
net-snmp.x86_64 : A collection of SNMP protocol tools and libraries
net-tools.x86_64 : Basic networking tools
python2-psutil.x86_64 : A process and system utilities module for Python
python34-psutil.x86_64 : A process and system utilities module for Python
python36-psutil.x86_64 : A process and system utilities module for Python
unhide.x86_64 : Tool to find hidden processes and TCP/UDP ports from rootkits

Kalau kita coba dengan pencarian diatas, kita masih sedikit binggung bagi yang masih binggung, hehehe, netstat mana yang sebetulnya yang kita inginkan. Nah, untuk mengetahuinya kita bisa coba dengan perintah:

yum provides */netstat

Nah, kenapa pakai */netstat? kenapa gak langsung aja jadi yum provides netstat? Karena kalau kita lihat dari hasil yum search netstat, diketahui bahwa netstat ini ternyata tools yang bukan berdiri sendiri, maksudnya tools group bersamaan dengan tools yang lain, taunya darimana? karena waktu kita coba cari dengan perintah yum search netstat tidak ada package yang langsung mengarah ke netstat, tidak seperti kalau halnya kita mencari ntfs-3g. Misal kita cari yum search ntfs-3g maka hasilnya adalah:

[root@delle4300 ~]# yum search ntfs-3g
Loaded plugins: fastestmirror
Loading mirror speeds from cached hostfile
 * base: mirror.axarva.id
 * epel: kartolo.sby.datautama.net.id
 * extras: mirror.axarva.id
 * updates: mirror.axarva.id
=================================================== N/S matched: ntfs-3g ===================================================
ntfs-3g-devel.x86_64 : Development files and libraries for ntfs-3g
ntfs-3g.x86_64 : Linux NTFS userspace driver

  Name and summary matches only, use "search all" for everything.

Disitu kita tahu ada packages yang memang berkenaan dengan ntfs-3g dan kalau kita yum install ntfs-3g ya langsung diproses tidak seperti waktu kita coba yum install netstat.

Nah, untuk mencari dimana packages netstat itu berada, kita pakai perintah yum provides */netstat, yang hasilnya adalah:

[root@delle4300 ~]# yum provides */netstat
Loaded plugins: fastestmirror
Loading mirror speeds from cached hostfile
 * base: mirror.axarva.id
 * epel: epel.dionipe.id
 * extras: mirror.axarva.id
 * updates: mirror.axarva.id
check-mk-1.4.0p31-2.el7.x86_64 : A new general purpose Nagios-plugin for retrieving data
Repo        : epel
Matched from:
Filename    : /usr/share/check_mk/checks/netstat

check-mk-agent-1.4.0p31-2.el7.x86_64 : The check-mk's Agent
Repo        : epel
Matched from:
Filename    : /usr/share/check-mk-agent/available-plugins/netstat

check-mk-docs-1.4.0p31-2.el7.noarch : The check-mk's documentation
Repo        : epel
Matched from:
Filename    : /usr/share/doc/check_mk/checks/netstat

munin-node-2.0.51-1.el7.noarch : Network-wide resource monitoring tool (node)
Repo        : epel
Matched from:
Filename    : /usr/share/munin/plugins/netstat

net-tools-2.0-0.25.20131004git.el7.x86_64 : Basic networking tools
Repo        : base
Matched from:
Filename    : /bin/netstat

recap-2.1.0-3.el7.noarch : Generates reports of various system information
Repo        : epel
Matched from:
Filename    : /usr/lib/recap/core/netstat

Nah, kalau lihat hasilnya, kira-kira sudah tau kan packages yang mana yang berisi netstat yang kita inginkan?

mmmmmm it's supposed to be you will answer net-tools, xixixi.

Dan artinya, untuk menginstall netstat ini kita harus dengan menggunakan perintah:

yum install net-tools

Related Posts