Pindah Hosting WordPress

Cara Pindah Hosting WordPress

Sebetulnya memindahkan hosting WordPress sangat mudah sekali. Dan banyak jalan menuju proses pindah hosting WordPress. Tapi salah satu yang saya sering gunakan adalah cara berikut:

Proses Pindah Hosting WordPress

Untuk melakukan proses pindah hosting WordPress yang lama menuju hosting WordPress yang baru, terlebih dahulu buka cPanel pada website lama, simpan data dan database yang ingin dipindahkan dengan cara:

cPanel => Files => Backup => Partial Backups => Download a Home Directory Backup => klik Home Directory. Dan untuk backup database pada Download a MySQL Database Backup => klik nama database MySQL yang anda gunakan.

Setelah prosesnya selesai, biasanya yang agak lama adalah menyimpan file-file pada Home Directory. Pada website yang baru, buka cPanel dan kemudian lakukan langkah sederhana berikut untuk memulai proses pindah hosting WordPress Anda dengan merestore file dan database dari hosting yang lama.

cPanel => Files => Backup => Partial Backups => Restore a Home Directory Backup => klik tombol Choose File dan dialog window akan muncul untuk Anda memilih file hasil backup yang sudah Anda lakukan, biasanya dengan nama file backup-domain-tanggal.tar.gz setelah dipilih proses restore pun akan segera berjalan dan cepat lamanya bergantung pada besar size file yang dibackup untuk direstore dan juga bandwidth yang Anda gunakan.

Begitu juga untuk merestore databasenya, pada Restore a MySQL Database Backup => klik tombol Choose File dan pilih file hasil backup database, biasanya dengan nama file nama-database.sql.gz.

Setelah proses restore file dan database selesai, kita membuat MySQL user terlebih dahulu dengan cara:

cPanel => Databases => MySQL Ⓡ Databases => MySQL Users => Add New Users => silakan buat username dan password yang ingin buat, kalau saya pilih Password Generator dan memilih untuk menggunakan 18 digits. Dan jangan lupa untuk dicatat, hehehe.

Setelah itu pada Add User to Database pilih user yang baru Anda buat dan kemudian pilih pada database yang sudah Anda restore dari hosting yang lama => klik Add => dan pilih All Privileges.

Tugas terakhir adalah menyesuaikan konfigurasi pada wp-config.php di hosting yang baru untuk menggunakan MySQL user dan nama database yang Anda gunakan, setelah itu, selesai.

Eit, belum dulu, jangan lupa untuk merubah NS atau DNS pada domain dan setelah propagasi DNS pada domain selesai, maka Anda akan bisa mengakses website Anda tanpa ada perubahan sedikit pun.

Sebetulnya, ada cara yang lebih canggih lagi tanpa bersusah payah, yaitu dengan meminta tolong pada support dimana Anda memilih hosting baru dan tentu saja pastikan kalau mereka memberikan support pemindahan hosting dengan gratis. Cara ini adalah cara newbie yah, bukan cara yang sangat keren untuk dilakukan, karena ini adalah hasil dari trial and error yang saya pernah alami pada saat proses pemindahan hosting WordPress.

Dan baru kali ini saya menyadarinya bahwa dengan melakukan cara pindah hosting WordPress seperti diatas yang biasa saya lakukan ada kekurangannya, dan ini saya ketahui saat melihat hasil dari data sql yang ingin saya backup. Ternyata banyak sekali data yang menurut saya data atau konfigurasi yang sudah tidak terpakai atau tidak digunakan tapi tetap berada disana. Entah mempengaruhi website menjadi lambat atau tidak tapi kok seringnya jadi lambat yah, mmmm mungkin ya lambatnya jadi menambah waktu dalam membaca database kali yah, mmmm tau deh, I’m not an expert.

Setelah dilihat-lihat dari file sql, saya berkesimpulan dan melakukan testing, bahwa jika pada website Anda yang menggunakan WordPress agar tidak sering-sering install plugins dan membiarkan plugins masih didalam daftar plugins jika memang sudah tidak digunakan, segera saja di delete beserta file nya, karena jika tidak di delete konfigurasi dan lainnya akan masih ada didalam file begitu juga didatabase Anda, sehingga akan semakin membengkak database Anda.

OK deh, curhatnya segini aja dulu, masih mau ngerjain yang lain dulu nih, hehehe.

Artikel terkait:   Redirect WordPress Feed to FeedBurner

Isi Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.